Apa agaknya khabarmu di sana? Di sini ku sedang dibelenggu rindu Beginikah rasa seksa perpisahan Sungguh anehnya hidup berasingan
Hati terasa bagai tertinggal di situ Meskipun tubuh dah jauh beribu batu Sesaat seperti tahun lamanya Semasa kau tiada Apa yang terdaya…
Bila terasa rindu ku sebut namamu Dengan harapan kau akan muncul dalam tidur Bila terasa rindu ku bayang wajahmu dalam angan Dan barulah ku terasa bagai disembuh
Jauh sekali hidup di sini berbeza Beribu kali lagi ku selesa di sana Tak sabar menantikan detik kepulangan Namun hingga itu Apa yang termampu…
Bila terasa rindu ku sebut namamu Dengan harapan kau akan muncul dalam tidur Bila terasa rindu ku bayang wajahmu dalam angan Dan barulah ku terasa bagai disembuh
Terlintas di fikiran untuk meminggirkan saja Semua pencarian di sini Tetapi ini sebahagian dari pengorbanan Bekalan andainya hari sukar mencaba
Well you done done me and you bet I felt it I tried to be chill but you’re so hot that I melted I fell right through the cracks and now I’m trying to get back Before the cool done run out I’ll be giving it my bestest Nothing’s going to stop me but divine intervention I reckon its again my turn to win some or learn some
I won’t hesitate no more, no more It cannot wait, I’m yours
Well open up your mind and see like me Open up your plans and damn you’re free Look into your heart and you’ll find love love love Listen to the music of the moment maybe sing with me Ah, la peaceful melodys It’s your God-forsaken right to be loved love loved love love
So I won’t hesitate no more, no more It cannot wait I’m sure There’s no need to complicate Our time is short This is our fate, I’m yours
I’ve been spending way too long checking my tongue in the mirror And bending over backwards just to try to see it clearer But my breath fogged up the glass And so I drew a new face and laughed I guess what I’m saying is there ain’t no better reason To rid yourself of vanity and just go with the seasons It’s what we aim to do Our name is our virtue
I won’t hesitate no more, no more It cannot wait I’m sure There’s no need to complicate Our time is short This is our fate, I’m yours
Well no no, well open up your mind and see like me Open up your plans and damn you’re free Look into your heart and you’ll find love love love love Listen to the music of the moment come and dance with me ah, la one big family (2nd time: ah, la happy family) It’s your God-forsaken right to be loved love love love
I won’t hesitate no more Oh no more no more no more It’s your God-forsaken right to be loved, I’m sure Theres no need to complicate Our time is short This is our fate, I’m yours
No I won’t hesitate no more, no more This cannot wait I’m sure There’s no need to complicate Our time is short This is our fate, I’m yours, I’m yours
Semalam ku keseorangan Kau jawab dingin setiap pangilan Bila ku cuba bermanja Ku hanya bertepuk sebelah tangan
Katakan mengapa kau tak seperti selalu ? Ini bukannya masalah ku yang hanya cemburu Bila ku tanya kau pulang soalan padaku
Owh jawablah….
Saa saa saa sayangku mengapa ? Jawablah aahh aahh ahh apa yang menganggu ? Gaa gaa gaa gagapku menjelma Ku tak perlu , tak perlu menyuluh yang sudah terang benderang
Setelah episod itu kau sering matikan SMSmu telefon bimbitmu sering menjadi temanmu di kamar kecil
Katakan mengapa kau tak seperti selalu ? Ini bukannya masalah ku yang hanya cemburu Bila ku tanya kau pulang soalan padaku
Owhh… Memang terlebih…
Saa saa saa sayangku mengapa ? Jawablah aahh aahh ahh apa yang menganggu ? Gaa gaa gaa gagapku menjelma Ku tak perlu , tak perlu menyuluh yang sudah terang-benderang
Saa saa saa sayangku mengapa ? Jawablah aahh aahh ahh apa yang menganggu ? Gaa gaa gaa gagapku menjelma Ku tak perlu , tak perlu menyuluh yang sudah terang-benderang
katakanlah pada daku apa sebenarnya sedang berlaku pada dirimu yang kau rahsia dari ku mengakulah pada daku jika benar syak wasangkaku kan ku mulakan hidupku tanpa mu
seperti yang ku jangkakan kau memang terlebih namun, ku tak perlu risau kerna aku Stacy auuww….
Owwhhh….. Saa saa saa sayangku mengapa ? (jawab lah) Jawablah aahh aahh ahh apa yang menganggu ? (menganggu) Gaa gaa gaa gagapku menjelma Ku tak perlu , tak perlu (tak perlu) menyuluh yang sudah terang-benderang
Saa saa saa sayangku mengapa ? (ooo… wooo…) Jawablah aahh aahh ahh apa yang menganggu ? (yang menganggu..) Gaa gaa gaa gagapku menjelma Ku tak perlu , tak perlu menyuluh yang sudah terang-benderang
Hello...kenapa kau tak jawab telefon dah berlepuh jari menekan nombor sama lepas berkali kali ku cuba
Ku sangka kau betul...betul jatuh cinta bodoh sungguh untuk terus percaya habis madu sepah dibuang sahaja
Ref:
Cinta ku bukannya jenis pakai buang biar lah lebih dari sehari apakah kau sangka ku cinta segera sakitnya hati dipermain
Cinta ku bukannya jenis pakai buang tidak mungkin hanya sementara apakah kau sangka ku cinta segera bayangkan la apa ku rasa
Kenapa bah kau berubah...kenapa bah (2x)
Baru saja kenal kau muncul semula mengatakan kau sudah berubah pujuk rayu sampaikan runtuh ke lutut hampir hampir ku mengalah untuk memberi kita peluang kedua tapi kini ku lebih arif untuk percaya janji lelaki..yeaahyeaahh
Lidah kukelu dan minda ku membeku Semangat kuhilang entah ke mana Dari pagi sehingga malam datang menjelma Congak posisi diri
Macam-macam cara tuk kulepaskan raga Dari berterusan ku disakiti Engkau yang belagak bagai raja di istana Jadikan ku sang abdi
Mau saja…aku melepaskan diri dan terus berlari Boleh saja…kata hati yang berbisik meracuni Boleh saja …ku turutkan kata hati yang ingin mencuba Gagal lagi…kamar ku sedia terkunci
Difikir-fikir mengapa harus takut Sedang asalnya ku yang berkuasa Biarpun aku Stacy bukannya permaisuri Harga diriku tinggi
Engkau sekadar datang menumpang saja Telah terbongkar sifatmu pendusta Engkau yang belagak bagai raja di istana Jadikan ku sang abdi
Mau saja…Aku melepaskan diri dan terus berlari Boleh saja…kata hati yang berbisik meracuni Boleh saja…ku turutkan kata hati yang ingin mencuba Gagal lagi…kamar kusedia terkunci
Umpama perang Umpan perlu dikorbakan Demi mencapai maksud dan tujuan oh… Perasaanku terpaksa menjadi taruhan Akhir nanti engkau akan pasti aku tawani
(M.Nasir) Gerakkan Hati… Hati gerakkan… Pandanglah aku.. aku lah dia..
(Malique) Kulitku tebal.. ku kebal.. ingatku kebal Hanya berbual makan angin kembung perut mual Resah dan tidak senang.. hidup tak pernah lenang Ku schizo paranoia takut pecah tembelang
(Malique) Lidahku kaku tak selicin kuku Teman baikku buku Bini ku pena.. tak pernah lena Aku suka mengintai pantang ditenung Berakhir pertelingkahan dalaman Pasti belum
Ikut gerak hati.. pena melayang Dilihat dua layang pandang Tak lah sekarang Takat meradang Tanya.. abang gedang, apa barang? Badan macam badang Main acah belakang parang
Kuhunuskan keris musuh ada pistol Tradisi kekalkan adaptasi harus betul Tujuh baris keramat tujuh garis penamat Baik berpada biar jahat asal selamat
Ramai saudaraku yang baik telah dipijak
(M.Nasir) Awan mendung yang berarak Bawa tangis bawa resah Rebah rindu yang terkumpul Semua birat dan kalimah Semua janji yang terikat Lebur disisimu
(Malique) Yo! ijazah terbaik datangnya dari jalanan Dari pengalaman bercakap dan bersalaman Konflik motivasi cuba medatasi Positif dan benci jadi inspirasi pagi
Peduli itu interpretasi basi pekakkan sebelah Halang biar keduanya muka cantik Soalan bodoh yang ditanya jadi melodinya Lebih hina dari zina
Lu bikin dosa ku bikin prosa Testosterone testarosa Cita-cita sosa KL KL kosa nostra Jalan berliku ku harung roller coaster Gah sentosa tiada penyesalan Luas pandangan jauh dah berjalan Tak sempurna masih ada kejanggalan Gagal merancang, merancang kegagalan
(M.Nasir) Awan mendung yang berarak Bawa tangis bawa resah Rebah rindu yang terkumpul Semua birat dan kalimah Semua janji yang terikat Lebur disisimu
Kucing bawa tidur rimau bawa igau Masuk tempat orang bawa otak bukan pisau
(Malique) Naik bukit angkuh cakap ayah jangan risau Turun bukit pucat dengar tiga miaww Kucing bawa tidur rimau bawa igau Masuk tempat orang bawa otak bukan pisau Tolak pintu gua tiga kerat tenaga Kosong tak dijaga sampai datang tiga naga Ingat nak berlaga tapi tak kan boleh menang Menang dengan otak tak mesti dengan pedang
Sebelum jadi naga, ikan koi renang renang Kura-kura salah jawab pantun, naik berang Panggil lima kawan atau biar pergi laju Risaukan pekara remeh kita tak akan maju Muka sama hijau hati siapa tahu Merah dah menyala pasti mati siapa mahu Gagap tiga kali bercakap benar saja bulan terang ramai yang keluar buat kerja
(Malique & M.Nasir) Panjat pokok buluh cari tokong air terjun Naik sampai nampak dah terpegun turun Tiga ular ikut lompat atau paut Kalau terus mati jika belok maut
(M.Nasir) Awan mendung yang berarak Bawa tangis bawa resah Rebah rindu yang terkumpul Semua birat dan kalimah Semua janji yang terikat Lebur disisimu
Puisi hati mu… hati mu puisi Palu hati ku palu hatiku
(Malique) Kulit tak besalin walau saling ganti baju Pandang sini pandang sini Ku berbahasa baku kata kata nahu Himpun jadi satu Mantera beradu dengan irama dan lagu
Cuba kau dengar Cuba kau cuba Diam bila ku cuba Tuk berbicara dengan kamu
Pernahkah kau ada Bila ku perlu Tuk meluahkan rasa hati
Dan bila kau bersuara Setia ku mendengar Agar tenang kau merasa
Siapa Sebenarnya aku padamu Mungkin sama dengan teman lain Yang bisa kau buat begitu Dan bila Tiada lagi teman bermain Kau pulang tuk dapatkan aku Itulah aku…padamu
Cuba kau lihat Cuba kau cuba Renung ke mata aku Bila ku kaku melihatmu
Pernahkah kau ada Bila ku perlu Tuk menyatakan rasa sakit Dalam diri
Dan bila kau perlu Setia ku menunggu Agar senang kau merasa
Maafkan kerana aku tak pernah Terlintas tuk menulis pada mu Salahkan ku Tak mungkin lagi aku meminta Untuk kau mendengar.. Untuk kau melihat ke mataku
Di sana pungguk menanti mengharap bulan membalas rindu di hati Di sini aku berdiri menunggu penuh dengan kesabaran Tanpa manis madah, janji yang puitis untuk persembahan Hanya ketulusan sekeping hati suci
Aku berikan kasih kalau itu yang kau mahu dariku Aku berikan cinta untuk membahagiakan harimu Aku sayang dirimu biar pun nafasku sampai terhenti Ada Untuk Mu Akanku kota janji kita Mendirikan Taj Mahal cinta Seteguh kasih Shah Jahan kepada Mumtaznya
Terasa indah pabila berdua semakin tiba saat bahagia meraih cinta kita Aku berikan kasih kalau itu yang kau mahu dariku Aku berikan cinta untuk membahagiakan harimu Aku sayang padamu biarpun nafasku sampai terhenti
Akan ku kota janji kita Mendirikan taj mahal cinta kita Seteguh kasih Shah Jahan kepada Mumtaznya
Ku cuba redakan relung hati Bayangmu yang berlalu pergi Terlukis di dalam kenangan Bebas bermain di hatiku Cerita tentang masa lalu Cerita tentang kau dan aku Kini tinggal hanya kenangan Kau abadi di dalam hatiku
Harusnya takkan ku biarkan engkau pergi Membuat ku terpuruk rasa ingin mati Derita yang mendera kapan akan berakhir Hanya engkau yang mampu taklukkan hatiku
Cerita tentang masa lalu Cerita tentang kau dan aku Kini tinggal hanya kenangan Kau abadi di dalam hatiku
Harusnya takkan ku biarkan kau pergi Membuat ku terpuruk rasa ingin mati Derita yang mendera kapan akan berakhir Hanya engkau yang mampu taklukkan hatiku
Aku cinta ooohhhhhh Aku cinta oooooooo Aku cinta ooohhhhhh Aku cinta oooooooo
Harusnya takkan ku biarkan engkau pergi Membuat ku terpuruk rasa ingin mati Derita yang mendera kapan akan berakhir Hanya engkau yang mampu taklukkan hatiku
Aku cinta ooohhhhhh Aku cinta oooooooo Aku cinta ooohhhhhh Aku cinta oooooooo